Jenis Insulin Bagi Penyandang Diabetes

Ada beberapa jenis insulin yang dapat digunakan untuk anak-anak. Insulin dapat dikelompokkan berdasarkan lama kerjanya. Namun perlu diketahui jenis insulin yang digunakan bergantung pada kondisi masing-masing anak, seperti berat badan, aktivitas, dan lain sebagainya.

Insulin Rapid-Acting

Insulin rapid-acting berwarna jernih dan langsung bekerja saat disuntikkan. Biasanya ia diberikan tepat sebelum atau segera setelah anak makan. Setelah disuntikkan, dalam 5 menit insulin mulai bekerja dan mencapai puncak satu jam setelah penyuntikan. Dengan demikian, waktu pemberian suntikan juga fleksibel. Insulin ini bertahan di dalam tubuh sekitar 4-5 jam.

Insulin kerja cepat sangat berguna bagi anak yang rewel makannya, atau bisa makan sewaktu-waktu karena sulit diduga waktu makannya. Dosis yang diberikan dapat disesuaikan dengan jumlah makanan yang dimakan, sehingga menurunkan risiko hipoglikemi ataupun hiperglikemi. Ini bisa sangat membantu, karena terkadang anak sulit diduga akan menghabiskan makanannya atau tidak. Yang termasuk insulin kerja cepat antara lain aspart, lispro, dan glulisin. Insulin aspart, lispro, dan glulisin masing-masing boleh diberikan pada anak berusia dua tahun, tiga tahun, dan empat tahun ke atas.

Insulin Short-Acting

Insulin short-acting kadang diberikan di sekitar waktu makan, yaitu sekitar 30-45 menit sebelum makan. Lebih tepatnya, saat anak berencana mau makan. Kerja insulin short-acting akan mencapai puncak dalam 3-4 jam kemudian. Ini berarti mulai bekerjanya lebih lambat dibanding insulin rapid-acting. Ia dapat bekerja sampai dengan 6 jam setelah disuntikkan. Yang termasuk dalam insulin jenis ini adalah insulin regular human.

Insulin intermediate-acting

Insulin kerja sedang biasanya mengandung campuran denagn bahan tertentu, guna memperlambat penyerapan insulin ke dalam tubuh. Ini yang menyebabkan warnanya menjadi keruh, karena ada bahan yang mengendap. Untuk itu, sebelum digunakan insulin ini harus sedikit dikocok perlahan ke atas dan bawah sebelum disuntikkan.

Insulin intermediate-acting membutuhkan waktu sekitar setengah sampai 1 jam untuk mulai bekerja, mencapai puncak dalam waktu 4-10 jam, dan bekerja selama 10-16 jam. Ia dapat digunakan sebagai insulin basal jika diberikan dua kali sehari, dan dapat digunakan sebagai insulin sebelum tidur pada malam hari, sedangkan siang harinya mendapat insulin short-acting. Yang termasuk dalam insulin jenis ini adalah NPH.

Insulin long-acting

Insulin ini bekerja paling panjang, mulai bekerja dalam 2-4 jam setelah penyuntikan dan tetap berada di dalam darah sampai dengan 24 jam. Insulin long-acting biasanya diberikan sebelum tidur di malam hari, sementara siang harinya menggunakan yang rapid-acting. Insulin ini juga dapat disuntikkan dua kali sehari untuk menjaga kadar insulin basal di antara waktu makan dan di malam hari. Yang termasuk ke dalam insulin long-acting adalah insulin detemir dan glargine. Insulin glargine hanya dapat digunakan untuk anak berusia enam tahun ke atas.

Insulin detemir terutama bekerja untuk mengatur metabolisme glukosa. Ia berikatan dengan receptor insulin dan menurunkan kadar glukosa dengan membantu pengambilan glukosa ke dalam sel otot dan lemak. Ia juga menghambat pengeluaran glukosa dari hati, menghambat lipolisis dan proteolisis, serta meningkatkan sintesis protein.

Jenis insulin di atas, dapat digunakan dalam kombinasi. Ada yang telah tersedia dalam bentuk Pre-mixed, yaitu telah berupa campuran sehingga tidak perlu lagi mencampur insulin. Misalnya campuran NPH/Insulin reguler dan NPH/Lispro.

POST REPLY