Cara Penggunaan Benang Gigi Untuk Bebas Gusi Berdarah

Gusi berdarah menunjukkan ada sesuatu yang salah pada gusi. Umumnya ini teradi akibat iritasi gusi oleh adanya plak yang ditimbulkan oleh bakteri. Tapi pada mereka yang mengalami gusi berdarah tidak perlu takut untuk membersihkan gigi dengan benang gigi. Penggunaan benang gigi secara teratur malah akan meningkatkan kesehatan gusi dan lambat laun perdarahan akan menghilang.

Awalnya, gusi mungkin dapat membengkak dan sedikit berdarah. Tidak perlu kuatir, plak yang disingkirkan perlahan, akhirnya akan menyingkir dan gusi kembali sehat. Dan Jika gusi masih berdarah meski telah membersihkan gigi menggunakan benang gigi selama beberapa hari, minta dokter gigi untuk melihat, apakah cara yang dilakukan sudah benar.

Anda pengguna kawat gigi? Penggunaan benang gigi tetap dapat dilakukan, bahkan merupakan hal yang sangat penting. Ini karena pemakai kawat gigi cenderung lebih sering mengalami sisa makanan yang terperangkap di kawat gigi, sehingga risiko gigi berlubang menjadi lebih besar.

Selama masih menggunakan kawat gigi, gigi perlu dibersihkan menggunakan benang gigi sampai tiga kali sehari. Memang agak repot, namun jika tidak bersih, dapat timbul masalah pada gusi di kemudian hari. Pembersihan rutin juga akan memberikan hasil gigi yang lebih rapi dan baik setelah kawat dilepas.

Untuk pengguna kawat gigi, dapat menggunakan benang gigi berlapis lilin, yang didesain khusus untuk kawat gigi. Pembersihan dilakukan secara hati-hati, dengan meloloskan benang di bawah kawat sebelum membersihkan sela gigi.

Cara menggunakan benang gigi

Benang gigi berbentuk benang tipis yang terbuat dari nilon atau plastik. Jika cara penggunaannya tidak tepat, gusi dapat menjadi rusak. Untuk itu, mintalah bantuan dokter gigi untuk mengajari cara menggunakan benang gigi dengan baik, dan seberapa sering anda harus menggunakan benang gigi.

  1. Cuci tangan sebelum menggunakan benang gigi.
  2. Potong benang sepanjang 45 cm. Lilitkan pada jari tengah masing-masing tangan, dengan satu sisi lebih panjang dan sisi lain lebih pendek.
  3. Pegang benang dengan ibu jari dan telunjuk masing-masing tangan, dengan jarak 2,5-5 cm. Tarik kencang agar benang dapat diselipkan di antara dua gigi dengan gerakan zigzag. Lakukan perlahan agar benang tidak putus.
  4. Gerakkan benang gigi dengan lembut dan perlahan ke atas dan bawah sepanjang sisi gigi dan di bawah garis gusi.
  5. Lakukan gerakan memutar dengan jari saat menggunakan benang, agar garis gusi dapat dibersihkan tanpa melukai gusi. Bentuk benang membentuk huruf C meliputi gigi. Kemudian tarik benang perlahan dari garis gusi ke arah gigi.
  6. Ulangi proses ini dari sela gigi satu ke yang lain sepanjang sisi rahang.
  7. Gunakan bagian benang yang baru pada setiap gigi, dengan menggeser lilitan benang pada jari.
  8. Lakukan pada semua gigi dengan arah teratur agar tidak ada gigi yang tertinggal.

POST REPLY