Sunat Anak, atau Bayi? Ini Untung Ruginya

Sunat anak laki-laki merupakan salah satu tindakan pembedahan yang dilakukan untuk menghilangkan kulit kulup yang menutupi kepala penis atau yang disebut prepusium. Hal ini dapat dilakukan pada bayi, anak-anak hingga usia dewasa.

Beberapa penelitian secara sahih menunjukan bahwa sunat memberikan manfaat bagi kesehatan, diantaranya; mengurangi terjadinya kanker penis, mengurangi kemungkinan tertular penyakit HIV dan HPV, menurunkan risiko terjadinya infeksi saluran kemih terutama pada masa bayi dan anak-anak. Pasangan wanita Anda lebih minimal untuk tertular kanker serviks dibandingkan risiko yang terjadi pada pasangan pria yang belum dilakukan sirkumsisi.

Paca tindakan sirkumsisi beberapa kemungkinan komplikasi dapat terjadi, komplikasi umumnya tergantung dari jenis tindakan sirkumsisi yang dilakukan, yang meliputi; perdarahan atau infeksi di area penis paska tindakan sirkumsisi. Terlalu banyak kulit atau prepusium dihilangkan, hal ini selanjutnya mengakibatkan rasa nyeri pada pasien terutama saat terjadi ereksi di usia dewasa nanti.

Rasa nyeri paska tindakan sirkumsisi juga dapat terjadi, hal ini biasanya berkaitan dengan jenis obat yang diberikan sesudah tindakan sirkumsisi dilakukan. Dalam beberapa penelitian juga dikatakan risiko komplikasi diatas akan lebih rendah jika khitan dilakukan pada usia bayi, dibandingkan anak-anak atau dewasa. Selain itu kompetensi dan pengalamn dokter dalam melakukan tindakan sirkumsisi juga sangat menentukan risiko terjadinya komplikasi. Risiko komplikasi akan turun secara signifikan jika sirkumsisi dilakukan oleh dokter yang sudah berpengalaman, serta menggunakan alat khitan yang steril. Follow-up sebaiknya dilakukan pada beberapa hari paska tindakan sirkumsisi, untuk memastikan bahwa tidak terdapat perdarahan pada pasien.

POST REPLY

IMG-20180712-WA0011