Cara Cegah Bayi Lahir Prematur

Perasaan gugup atau takut mungkin akan terjadi bagi siapa saja yang berisiko mengalami persalinan prematur. Meski sesungguhnya ada beberapa cara yang dapat dilakukan guna mencegah atau menurunkan risiko persalinan prematur ini. Wanita hamil hendaknya selalu menjaga kesehatan guna menjaga janin agar tetap sehat. Berikut hal yang dianjurkan bagi wanita hamil guna mencegah persalinan prematur:

  • Berhenti merokok, dan menghindari konsumsi alkohol serta berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat apapun
  • Kontrol secara rutin ke dokter atau bidan untuk mendeteksi jika terdapat gangguan pada kehamilan atau ibu yang dapat meningkatkan risiko terjadinya persalinan prematur. Konsultasi juga mengenai berat badan yang sehat bagi kehamilan.
  • Konsultasi ke dokter jika memiliki penyakit kronis seperti darah tinggi, kencing manis, atau penyakit tiroid
  • Mencegah terjadinya infeksi dengan rajin mencuci tangan dengan sabun dan air, menghindari makanan mentah (terutama daging dan ikan mentah), melakukan seks secara aman, dan hindari kontak dengan kotoran kucing.
  • Hindari atau kurangi stress, berolahraga, dan makan makanan yang sehat. Usahakan untuk tetap aktif.
  • Konsultasi saat merencanakan kehamilan mengenai jarak kehamilan yang baik.

Secara medis, jika kontraksi terjadi lebih awal pada seorang ibu hamil, dokter dapat memberikan suntikan kortikosteroid guna mempercepat pematangan paru-paru dan organ lainnya, agar saat lahir dapat berfungsi dengan baik. Sementara itu, dapat diberikan obat tokolitik, yang berfungsi menghentikan kontraksi guna memberi waktu bagi kortikosteroid untuk bekerja maksimal.

Pada mereka yang berisiko mengalami persalinan prematur, dokter dapat memberikan terapi progesteron guna memperpanjang masa kehamilan. Ibu umumnya dianjurkan untuk beristirahat total dan dirawat sementara waktu di rumah sakit untuk pengawasan. Dianjurkan untuk mengurangi aktivitas fisik dan menghindari penggunaan tampon, mencuci bagian dalam vagina, dan hindari hubungan seksual.

POST REPLY