Mitos Seputar Mata Merah

Dalam masyarakat kita seringkali terdapat mitos-mitos mengenai berbagai kondisi kesehatan, termasuk diantaranya mengenai mata merah. Berikut ini penjelasan secara medis yang dapat dipertanggungjawabkan.

Mata merah menular lewat pandangan mata?

Salah. Mata merah yang disebabkan oleh virus dan bakteri memang dapat menular dengan cepat dan mudah, namun bukan melalui pandangan mata. Penyakit ini dapat menular melalui kontak langsung ataupun tidak langsung dengan penderita. Misalnya tidak sengaja memegang atau mengucek mata dengan tangan yang terkontaminasi kuman. Kuman ini dapat menempel di tangan akibat memegang benda yang sebelumnya dipegang penderita. Oleh karena itu, penderita mata merah dan orang-orang di sekitarnya harus melakukan tindakan pencegahan dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan menghindari kebiasaan memegang mata.

Penderita mata merah harus mengasingkan diri / diisolasi

Salah. Penderita mata merah tetap boleh melakukan aktivitas dan pekerjaan sehari-hari selama ia merasa nyaman dan tidak membahayakan diri atau orang lain di sekitarnya. Namun perlu diingat, bahwa penderita dan orang di sekitarnya harus rajin mencuci tangan dan menghindari memegang mata. Mata merah memang seringkali menimbulkan rasa nyeri, silau, dan rasa tidak nyaman pada mata karena terus berair. Tindakan memegang mata terus menerus juga dapat meningkatkan risiko sekret terpapar ke orang lain sehingga dapat menular. Selain itu, penderita umumnya merasa malu dengan penyakitnya. Inilah yang menjadi alasan mengapa penderita mata merah enggan untuk bekerja. Bagi anak-anak, mungkin lebih sulit untuk melakukan pencegahan. Oleh karena itu, anak sebaiknya memang libur dulu dari sekolah atau fasilitas penitipan sampai beberapa hari setelah pengobatan diberikan.

Mata merah dapat dibersihkan dengan air rendaman atau air seni

Salah. Air rendaman yang dahulu dikenal sebagai pembersih mata kini sudah tidak lagi dianjurkan. Sama halnya dengan air seni sebagai pencuci mata. Ini karena cairan tersebut tidaklah steril, sehhingga malah dapat memperberat penyakit mata. Jika diperlukan karena banyaknya sekret, mata dapat dicuci menggunakan larutan NaCl 0,9% (saline) yang steril atau cukup dibersihkan bagian luarnya menggunakan kapas yang dibasahi dengan air hangat. Tentunya sebelum dan sesudahnya tangan harus dicuci bersih menggunakan sabun.

POST REPLY