Sering Gonta-Ganti Obat Sakit Kepala dan Antibiotik, Awas Stevens-Johnson Sindrom

Syndrome Stevens-Johnson (SSJ) merupakan gangguan serius yang jarang terjadi, dimana kulit dan membran mukosa bereaksi berat terhadap obat atau oleh adanya infeksi. SSJ sering di mulai dengan gejala seperti flu, diikuti dengan munculnya ruam kemerahan dan terjadinya lepuhan kulit yang nyeri, yang akhirnya dapat menyebabkan kematian dan pengelupasan lapisan kulit paling atas. SSJ merupakan kasus emergency medis yang biasanya memerlukan perawatan di rumah sakit.

elephant-skin-245071_1280Angka kejadian SSJ di Indonesia akhir-akhir ini semakin bertambah. Hal ini masih menjadi pertanyaan banyak pihak. Ada dugaan karena faktor metabolit yang saling berinteraksi antara obat yang satu dengan obat lain. Persentasenya tidak diketahui dengan pasti. Tapi bahwa setiap minggu terjadi 1 kasus baru SSJ itu ia. Sehingga setiap bulan angkanya bisa 4 orang, dalam satu rumah sakit.

Fokus utama pengobatan SSJ adalah mengeleminasi penyebabnya, mengendalikan gejala dan meminimalisasi komplikasi. Proses penyembuhan SSJ dapat berlangsung selama berminggu-minggu sampai berbulan bulan, bergantung pada berat ringannya kondisi pasien. Jika SSJ disebabkan oleh obat-obatan maka orang tersebut harus menghindari obat tersebut dan semua yang berkaitan dengan obat tersebut.

Gejala

Gejala dan tanda SSJ antara lain;

  • Pembengkakan di wajah
  • Pembengkakan lidah
  • Gatal disertai dengan bintik merah dan bengkak
  • Nyeri pada kulit
  • Ruam kemerahan atau keunguan pada kulit yang menyebar dalam hitungan jam atau hari
  • Pelepuhan pada kulit dan membrane mukosa terutama pada mulut, hidung dan mata
  • Pengelupasan kulit

Beberapa hari sebelum munculnya ruam, penderita SSJ dapat mengalami gejala seperti; demam, nyeri tengorokan, batuk dan mata terasa pedih. Tetapi yang paling nyata dari SSJ memberikan gambaran klinis pada pasien berupa epidermolisis. Epidermolisis adalah suatu kondisi dimana ketika kulit pasien dilakukan penekanan, dan geser maka di daerah yang ditekan tadi akan terjadi pengelupasan kulit.

Penyebab

Penyebab pasti terjadinya SSJ terkadang tidak dapat diketahui. Namun, kondisi ini umumnya merupakan reaksi alergi terhadap obat-obatan, infeksi atau penyakit. Obat-obatan merupakan penyebab SSJ yang paling sering. Beberapa obat-obatan yang paling sering menyebabkan SSJ antara lain;

  • Obat-obatan anti gout
  • OAINS
  • Penisilin
  • Antikonfulsan/ anti kejang

Infeksi. Infeksi yang dapat menyebabkan SSJ antara lain;

  • Herpes simplex atau herpes zozter
  • Influenza
  • HIV
  • Difteri
  • Tifoid
  • Hepatitis

Beberapa kasus, SSJ dapat disebabkan oleh rangsangan fisik seperti terapi radiasi atau sinar ultra violet. Sekarang ini banyak, jamu-jamuan yang didalamnya mengandung obat anti piretik, dan analgetik non steroid. Produk jamu ini kita ketahui sangat banyak di pasaran dan besar kemungkinan menyebabkan terjadinya alergi obat, atau bahkan SSJ. Dari sinilah kenapa SSJ jumlahnya semakin banyak di Indonesia.

POST REPLY