Biaya Operasi Bedah, Risiko dan Tips Menjalaninya

Biaya operasi memang terkenal cukup menguras kantong. Pastikan operasi anda ditanggung oleh asuransi yang anda miliki. Biaya yang keluar bukan hanya untuk operasinya saja, namun juga saat kontrol, ganti perban, dan hilangnya penghasilan selama memulihkan diri. Biaya ini dapat bervariasi antar rumah sakit dan per kasus bergantung pada tingkat kesulitan operasi.

Semua jenis operasi dapat memiliki risiko. Risikonya terutama adalah komplikasi yang tidak direncanakan yang berkaitan dengan operasi. Misalnya infeksi, perdarahan yang terlalu banyak, reaksi terhadap obat bius, atau cedera yang terjadi karena tidak sengaja. Beberapa orang dapat memiliki risiko komplikasi yang lebih besar akibat kondisi kesehatannya. Misalnya pasien dengan tekanan darah tinggi, alergi obat, diabetes, dan lain sebagainya. Selain risiko, operasi juga dapat memiliki efek samping seperti pembengkakan dan nyeri. Risiko ini akan dijelaskan rinci oleh dokter dan jika disetujui anda dapat menandatangani formulir yang berisi pernyataan bahwa anda telah mengerti dan menerima semua komplikasi operasi.

Meski terdengar tidak mengenakkan, anda mungkin terhibur bahwa setelah operasi ada manfaat yang diperoleh. Operasi katarak, misalnya, membuat penglihatan menjadi jauh lebih baik. Manfaat operasipun biasanya berlangsung lama. Meski demikian, harapan jangan dilambungkan terlalu tinggi. Karena banyak pasien yang akhirnya kecewa karena hasil operasi tidak seindah yang dibayangkan. Beberapa penyakit, mungkin memerlukan operasi secara serial, atau beberapa kali untuk mendapat hasil maksimal. Operasi mungkin juga mengalami kegagalan karena saat berlangsung terjadi kondisi yang menghalangi dilakukannya operasi.

Apa harus operasi di luar negeri?

Saat ini spesialisasi dan kompetensi dokter bedah di Indonesia sudah terbilang baik, sehingga sebagian besar operasi dapat dilakukan di Indonesia. Banyak dokter bedah Indonesia yang telah mendapat pengakuan dan menjadi pembicara di pertemuan ilmiah internasional. Bahkan tidak jarang, operasi di luar negeri namun memanggil dokter ahli yang berasal dari Indonesia. Hanya untuk kasus-kasus yang ahlinya belum ada atau alatnya belum tersedia di Indonesia, baru sebaiknya anda bertandang ke luar negeri.

Tips menghadapi operasi

  • Tanyakan dengan jelas alasan mengapa anda perlu dioperasi. Jika perlu, minta pendapat dari dokter lain (second opinion) mengenai kondisi medis anda.
  • Jika dokter menyarankan anda untuk segera dioperasi, ini berarti tidak bisa ditawar lagi. Paling tidak operasi memperkecil bahaya yang mungkin terjadi.
  • Jika memungkinkan, cari tahu sebanyak-banyaknya mengenai jenis operasi yang akan dijalani. Seperti teknik operasi yang dipakai, manfaat dan risiko operasi, anestesi yang digunakan, berapa lama anda akan dirawat dan pulih kembali, dsb.
  • Tanyakan mengenai apa yang perlu dipersiapkan sebelum, selama, dan sesudah operasi. Misalnya apakah perlu puasa, apakah anda bisa pulang sendiri setelah operasi, dsb.

POST REPLY