Liburan Sekolah Anak? Ajak Sunat Aja!

Musim liburan adalah saat yang paling ditunggu oleh anak-anak sekolah karena saat itulah mereka dapat rihat sejenak dari kegiatan bersekolah dan menikmati hari mereka dengan berjalan-jalan dengan orang tua ke tempat wisata yang sudah disiapkan oleh orang tua, ibaratnya kala liburan adalah menjadi saat di mana anak-anak mengisi ulang semangat mereka dengan aneka ragam kegiatan rekreasi bersama orang tua. Pada masa inilah hubungan antara anak dan orang tua yang biasanya terpisah karena kegiatan masing-masing menjadi terjalin erat lagi disela-sela kebersamaan orang tua dan anak.

Liburan juga adalah waktu di mana biasanya diambil oleh orang tua untuk menyunatkan anak, waktu ini biasanya dipilih untuk memberikan anak jeda waktu untuk masa penyembuhan pasca sunat. Jika sunat dilakukan pada hari biasa nantinya dikhawatirkan tidak ada kesempatan anak untuk beristirahat selama masa penyembuhan setelah luka. Apa lagi metode sunat konvensional yang masih riskan dengan gesekan dan juga tekanan, belum lagi anak tidak boleh mandi selama tiga atau empat hari yang mana akan sangat merepotkan jika dilakukan tidak pada masa liburan.

Selain itu ketika masa setelah sunat, umumnya anak harus menggunakan sarung untuk melindungi kepala penis mereka dari gesekan. Jika memakai celana maka risiko gesekan terjadi sangat besar, anak akan memakai sarung selama masa penyembuhan. Bayangkan jika banyak anak yang memakai sarung ke sekolah, pasti akan sangat lucu dan mengganggu. Di sinilah awalnya kebiasaan sunat yang dilaksanakan ketika liburan, padahal di Rumah Sunatan yang sudah menerapkan teknologi sunat klamp tidak mengharuskan anak menunggu liburan hanya untuk bersunat. Anak yang bersunat di Rumah Sunatan dapat langsung beraktivitas seperti biasa setelah sunat.

Namun kebiasan tetaplah menjadi kebiasaan, kita tidak bisa mengubahnya begitu saja. Namun ada masalah yang kemudian terjadi menyangkut kebiasaan melaksanakan sunat anak pada masa liburan, proses penyembuhan sunat konvensional yang membutuhkan waktu lebih lama banyak menyita waktu anak di masa liburan. Anak lebih sering beristirahat di rumah dan kesulitan memakai celana, lalu bagaimana anak bisa merasakan liburan yang kadang sudah direncanakan jauh-jauh hari oleh orang tua jika sudah begini kasusnya.

Tindakan sunat di masa liburan kemudian jadi menyusahkan anak karena hal itu merenggut masa liburan ceria mereka, orang tua mungkin merasakan iba pada anak mereka tapi mereka tidak dapat melakukan apa-apa karena mau tidak mau tindakan sunat harus dilakukan demi masa depan si anak itu sendiri. Masalah sunat menjadi sebuah dilema sendiri bagi anak dan orang tua, sangat sayang rasanya jika liburan anak gagal hanya untuk bersunat.

Namun, semua ini tidak terjadi di Rumah Sunatan. Sunat yang dilaksanakan di klinik yang merupakan pusat khitan anak dan dewasa ini berlangsung cepat dan menyenagkan, didukung dengan metode klamp yang tidak menggunakan jahitan dan perban membuat anak tidak perlu dilarang untuk mandi, malah disarankan untuk mandi. Tabung higienis klamp juga melindungi kepala penis dengan baik sehingga anak terhindar dari gesekan dan tekanan dari luar, habis disunat anak boleh menggunakan celana dan beraktivitas seperti biasa.

Liburan yang sudah direncanakan dari jauh-jauh hari pun terselamatkan berkat layanan terbaik Rumah Sunatan, meski pun dilaksanakan pada masa liburan, sunat tidak menghancurkan masa liburan anak. Hanya dengan beristirahat selama beberapa jam setelah melakukan sunat, anak siap untuk melakukan kegiatan harian mereka tanpa takut nantinya luka atau kepala penis terasa sakit.

Orang tua pun tidak perlu repot-repot ketika hendak membersihkan luka sunat, karena dengan klamp luka sunat mudah dibersihkan dan tidak membutuhkan waktu lama. Sunat di Rumah Sunatan dapat dilakukan pada masa liburan mau pun pada masa sekolah, keduanya tetap tidak akan merugikan anak dan orang tua. Penggunaan waktu untuk masa penyembuhan pun relatif tidak lama, jadi waktu anak tidak akan habis hanya untuk beristirahat di rumah sambil mengenakan sarung agar luka mereka tidak tergesek.

Mengingat sebentar lagi memasuki musin liburan, ada baiknya orang tua mulai membuat janji untuk tindakan sunat di Rumah Sunatan agar hari dan jam tindakan dapat sesuai dengan keinginan dan rencana liburan yang telah dirancang oleh orang tua. Waktu orang tua bersama anak tidak akan terganggu hanya karena harus sunat, dan dilema yang timbul pun hilang. Sunat selesai dan anak tetap tersenyum.

Untuk orang tua yang berencana melakukan sunat di musim liburan ini, silakan datangi cabang Rumah Sunatan terdekat atau hubungi lewat telpon jika ada informasi yang kurang jelas atau langsung saja membuat janji agar jadwal liburan yang sudah dibuat tidak terganggu.

Sunat sukses, anak pun bahagia.

POST REPLY