Metode Sunat

Ada banyak metode sunat yang tersedia di masyarakat pada saat ini. Mulai dari metode yang modern , yaitu metode sunat klamp, metode sunat elcetric cauter atau dikenal juga dengan sunat laser sampai dengan metode sunat yang konvensional dapat dipilih oleh orangtua maupun sang anak. Namun Anda sebagai orangtua perlu berhati-hati dan jangan sampai salah pilih untuk metode sunat karena hal tersebut berpengaruh terhadap masa depan dan psikologis sang anak.

Khusus di Rumah sunatan, kami sebagai pelopor klinik sunat modern dan sudah cukup berpengalaman saat ini menggunakan 3 metode Sunat yang kami anggap pada saat ini yang paling baik dan paling aman. Namun, itu semua tergantung kepentingan pasien dan kondisi pisik pasien.

Pemilihan Metode Sunat

  1. Metode Sunat Konvensional. Metode ini menggunakan peralatan bedah ringan, dengan mengiris kulup melingkar sampai terlepas. Pada proses ini, anak yang di sunat dibius terlebih dahulu agar tidak marasa sakit. Dengan metode sunat ini, luka sunat akan sembuh tiga sampai empat hari. Biasanya sunat dengan metode ini akan menghasilkan luka bekas khitan yang cukup jelas dan butuh waktu penyembuhan yang cukup lama, serta untuk perawatan juga relatif sulit. Kelemahan metode ini adalah karena proses pengerjaan yang lama dan proses penyembuhan juga relatif lama. Pasca sunat sang anak tidak boleh mandi, khusus luka sunat tidak boleh terkena air karena akan memperlambat proses penyembuhan luka, serta dapat menyebabkan luka bekas khitan anak benyek. Setelah sembuh, luka bekas sayatan khitan terlihat kasar, ada bekas jahitan dan kurang rapi.
  2. Metode Sunat Klamp.Metode ini menggunakan tabung seperti galon plastik berukuran kecil. Proses sunatnya yaitu dengan pemberian obat bius kepada pasien, kemudian kulit bagian depan penis ditarik ke belakangdan meletakkan tabung klamp di bagian kepala penis. Setelah dianggap posisi tabung pas dan tidak menutupi bagian saluran kencing, kemudian tabungnya dikunci dengan klampnya. Setelah terkunci dengan benar maka dilakukan pemotongan kulit kulup menggunakan pisau bedah di bagian atas ring klamp. Klamp ini akan tetap menempel di penis sampai luka sembuh. Butuh waktu sekitar 5 hari untuk mendapatkan kesembuhan luka. Keunggulan metode sunat ini adalah proses pengerjaan yang relatif cepat, minim pendarahan, dapat terkena air, tanpa menggunakan jahitan dan perban, serta selesai tindakan sunat anak dapat langsung mengenakan celana dalam (apabila takut mengenakan celana dalam biasa dapat juga mengenakan celana sunat yang disediakan oleh rumah sunatan) dan anak dapat beraktifitas seperti biasa.
  3. Metode Sunat Laser (Electric Cauter). Metode sunat ini dilakukan dengan memanfaatkan elemen pemanas. Sebuah kawat atau elemen panas yang dialiri alur listrik akan menjadi alat yang digunakan untuk memotong kulit kulup. Keunggulan penggunaan metode ini adalah karena minim pendarahan akibat adanya elemen panas yang membekukan pembuluh darah pada saat pemotongan, sehingga darah yang mengalir relatif sedikit. Proses sunat pada metode inicukup cepat, sekitar 15-30 menit. Waktu penyembuhan juga lebih cepat dibading menggunakan metode sunat konvensional. Namun, pasien juga tetap tidak dianjurkan untuk mandi, karena apabila luka bekas khtan terkena air maka akan memperlambat proses penyembuhan luka. Khusus pasien sunat dewasa dan pasien anak sunat gemuk biasanya disarankan untuk khitan dengan menggunakan metode cauter atau laser. Karena pada pasien dewasa rawan akan terjadinya ereksi, sehingga luka khitan rentan terbuka kembali. Pada pasien sunat gemuk, harus dilakukan teknik khitan khusus oleh dokter bedah, karena dikhawatirkan penis anak akan tertutup kembali apabila tidak dilakukan dengan prosedur yang benar.

POST REPLY