Perawatan sunat klamp

Perawatan sunat klamp, khususnya di rumah pasca tindakan sunat jauh lebih mudah apabila dibandingkan dengan perawatan pasca sunat dengan metode laser atau konvensional. Anda tentu tidak mau, setelah anak Anda di sunat, luka pasca sunat tidak sembuh-sembuh dan malah muncul masalah baru, seperti bengkak, tidak kering-kering, bernanah, dan lain-lain. Kalau hal tersebut terjadi, kasihan si anak, tidak bisa aktif bermain lagi dengan teman-temannya karena harus bersabar sampai lukanya sembuh. Bahkan, mungkin ia malu, karena ia belum bisa dengan leluasa memakai celana seperti teman-temannya.

Cara Perawatan Sunat Klamp

Masalah ini dapat diatasi dengan melakukan perawatan yang tepat pada luka khitan anak Anda. Berikut ini macam-macam cara perawatan sunat klamp di rumah sunatan:

  1. Minum Obat Secara Teratur Sesuai Dosis yang Dianjurkan. Hal ini sangat penting karena selain untuk mengurangi rasa nyeri pasca khitan, juga dapat membantu untuk mempercepat proses penyembuhan luka.
  2. Mandilah seperti biasa dan biarkan klamp terkena air. Jangan khawatir atau merasa takut untuk mandi. tetap pergunakan air dan sabun serta jangan pernah merasa takut atau khawatir terkena air, justru dengan hal tersebut akan lebih baik bagi kebersihan klamp.
  3. Lakukan pembersihan dan pengeringan luka. Setelah mandi jangan lupa untuk melakukan pembersihan dan pengeringan seluruh tabung dan klamp dengan menggunakan tissue yang bersih atau cotton bud, hal ini bertujuan agar tabung terjaga kelembaban dan kebersihan sehingga tidak menjadi tempat berkembangnya penyakit.
  4. Bersihkan bagian dalam dan luar tabung setelah buang air. Pembersihan bagian dalam dan luar tabung sangat penting karena setelah melakukan buang air masih ada sisa-sisa kotoran yang menempel pada bagian tabung. sehingga wajib untuk dibersihkan dengan air kemudian di keringkan dengan tissue dan cotton bud.
  5. Berikan Obat Tetes. Lakukan pemberian obat tetes sebanyak 3 kali sehari. Berikan sebanyak 2 tetes pada bagian dalam tabung dan 2 tetes juga pada bagian luar tabung, khususnya pada bagian luka bekas sayatan.
  6. Pakai Celana Dalam. Kenakan celana dalam seperti biasa, apabila sang anak takut dengan celana dalam biasa juga dapat mengenakan celana sunat agar melindungi gland penis dan area luka dari gesekan, serta melindungi penis anak ketika sedang beraktifitas.

Untuk perawatan sunat klamp ini berbeda dengan perawatan sunat laser atau pun perawatan sunat konvensional. Hal ini dikarenakan pada sunat anak dengan metode klamp anak dapat mandi atau terkena air pasca khitan. Sedangkan sunat laser atau konvensional tidak disarankan terkena air. Keuntungan sunat klamp ini adalah luka pasca khitan akan lebih cepat kering, sehingga mempercepat proses penyembuhan.

POST REPLY