Setelah sunat, anak tetap dapat beraktivitas seperti biasa, namun masih harus melakukan perawatan pasca sunat. Berikut perawatan pasca sunat:

  • Setiap kali selesai buang air kecil(BAK) atau buang air besar(BAB), bersihkan seperti biasa dengan air. Anak setelah sunat sangat dianjurkan untuk mandi seperti biasa.
  • Sebelum memulai perawatan, orang yang akan melakukan perawatan harus membersihkan tangan terlebih dahulu menggunakan hand sanitizer.
  • Setelah itu, baru gunakan cairan NaCl atau cairan steril. Cara membuka botol NaCl adalah buka bagian warna emas pada botol NaCl, tusuk dengan gunting bersih, ambil cairannya menggunakan Syringe(alat seperti jarum suntik)secukupnya.
  • Semprotkan ke dalam dan bagian pinggir-pinggir tabung klem.
  • Keringkan menggunakan tisue kering untuk bagian pinggir-pinggirnya. Untuk bagian dalam tabung gunakan cotton bud. Jangan sampai terkena kepala penis yang dapat menyebabkan linu atau ngilu.
  • Perawatan ini dilakukan setiap kali setelah buang air kecil.
  • Minum obat sesuai anjuran dokter.
  • Tidak ada pantangan makanan yang penting tidak mengalami alergi.
  • Anak bisa langsung beraktivitas setelah sunat.
  • Proses penyembuhan setelah sunat 1-2 minggu tergantung jenis kulit dan pengobatan di rumah.

Cara minum obat

Untuk anak di bawah 5 tahun, obat nyeri akan berbentuk syrup.

Untuk anak di atas 5 tahun diberikan obat tablet, yang terdiri dari :

  1. 3 x 1  setelah makan Obat nyeri
  2.  Obat bengkak
  •        3 x 1/2   Bagi anak yang memiliki berat badan kurang dari 40kg
  •        3 x 1       Bagi anak yang memiliki berat badan di atas 40kg
  1.        3 x 1         Obat Antibiotik khusus anak gemuk, jika terjadi iritasi yang mengelilingi kepala penis
  2.   Profenid sub adalah obat nyeri yang dimasukkan melalui anus atau dubur.

Kit Perawatan Pasca Khitan (KPPK)

  • Wash Gloves Tissue adalah waslap 1x pakai jika anak tidak mau mandi karena takut.
  • Irrigation Syringe adalah alat untuk mengambil cairan NaCl bentuk alatnya seperti jarum suntik.
  • Kassa steril digunakan setelah lepas klem.
  • Iodine Solution atau betadine adalah obat antiseptik yang digunakan setelah lepas klem.
  • Hand Sanitizer digunakan sebelum melakukan perawatan untuk membersihkan tangan.
  • Antiseptic wash digunakan untuk mandi.
  • NaCl adalah cairan steril yang digunakan saat menggunakan klem.
  • Cotton bud digunakan untuk mengeringkan bagian dalam tabung klem agar tidak mengenai kepala penis.

Pembengkakan

Pembengkakan wajar terjadi selama klem terpasang karena tabung klem masih terpasang dan peredaran darah dari tubuh ke kepala penis belum lancar. Yang tidak wajar adalah jika terlalu bengkak, terlalu merah, anak mengalami demam dan napsu makan hilang. Setelah lepas klem, masih akan terlihat bengkak, penyembuhannya biasanya 1 minggu tergantung jenis kulit dan perawatan di rumah dan akan dikurangi dengan minum obat bengkak.

Cara menghilangkan bengkak setelah khitan, rajin kompres kassa betadine. Penis akan tetaap bengkak jika jaringan nekrotik warna hitam masih melingkar dibagian penis.

Perdarahan

Jika anak mengalami perdarahan ketika klem terpasang yang harus dilakukan adalah:

  • Ambil kain kassa.
  • Lingkarkan ke bagian tabung klem.
  • Cari pusat perdarahan.
  • Setelah ketemu, jika dibagian dalam tabung, ambil cotton bud/ kassa dep . Tekan dibagian yang berdarah
  • Lakukan 3x setiap 5 menit. Begitupun juga jika sudah lepas klem.
  • Jika 3x dilakukan dep tidak berhenti, langsung hubungi emergency call.

Lepas Klem

  • Kontrol lepas klem tergantung ukuran klem. Tapi biasanya 5 hari. Ukuran 14,16,18 biasanya 5 hari. Ukuran 20, 26 biasanya 6 atau 7 hari.
  • Persiapan lepas klem untuk pasien, berendam di air haangat 30-60 menit.
  • Setelah berendam, masukkan obat lewat anus(profenid sub) untuk mengurangi rasa nyeri pada saat lepas klem dan berikan baby oil sedikit dibagian dalam tabung.