Penis anak yang gemuk

Pernakah anda menyadari sebagai orang tua bahwa mempunyai anak over weight / gemuk dapat mempunyai masalah pada alat kelaminnya. Problem
tersebut disebabkan karena  tertimbunnya penis oleh lapisan lemak, sehingga terlihat kecil. Mungkin sebagian orang  tua berpendapat dengan mempunyai anak yang gemuk melambangkan bahwa status gizi mereka baik. Ditambah lagi peranan makanan siap saji / junk food yang sangat disukai oleh anak pada saat ini. Jika pola ini sudah terlanjur terjadi, pernakah anda sebagai orang tua berpikir ingin mengkhitan anaknya . Saat ini banyak anak – anak yang gemuk / over weight  ditunda oleh dokter untuk dikhitan karena memang penisnya masih belum terlihat/ muncul. Bagi kalangan medis belum munculnya penis karena tertimbun lemak merupakan penyulit dalam tindakan khitan. Karena pengertian khitan itu sendiri adalah membuang kulip penutup kepala penis . Jika kepala penis tertimbun lapisan lemak maka tindakan khitan yang dilakukan merupakan hal yang percuma, sebab kepala penis masih tertimbun oleh lapisan lemak sehingga tidak keluar secara optimal. Hal yang dapat terjadi bila khitan tersebut dilakukan adalah; penyembuhan yang lama setelah khitan dilakuakan, ada kemungkinan dilakukan khitan ulang karena secara hasil akhir kurang memuaskan , dan secara psikologis pasti seorang anak akan mengalami trauma akibat tindakan khitan sebut.

Rumah Sunatan sebagai pusat khitan sangat menganjurkan untuk melakukan konsultasi bila anda para orang tua mempunyai anak yang tubuhnya gemuk. Ada dua alternatif yang dapat ditempuh, yaitu secara alami dengan melakukan diet dibawah pengawasan ahli gizi dan olah raga , kemudian bila anak sulit untuk diet mungkin dapat ditunggu sampai usia akil baliq, sehingga hormon pertumbuhannya keluar secara alami. Dapat juga secara buatan dengan
menggunkan preparat hormon dan obat2an , tetapi cara ini mungkin dapat mempunyai efek samping seperti emosi anak yang lebih dewasa,dan bulu kemaluan yang lebih cepat tumbuh. Bagaimanapun semua itu kembali pada orang tua, apakah menginginkan anak yang sehat secara berkualitas / anak yang sehat dengan pandangan gemuk itu hal yang baik.

POST REPLY