Perawatan Penis Bayi Pasca Khitan

Sudah menjadi kebiasaan di beberapa negara melakukan sunat saat masih bayi. Adapun beberapa bayi dengan kelainan pada penis memang harus melakukan sunat. Tentunya 
Anda sekalian ingin tahu bukan bagaimana perawatan yang tepat untuk penis bayi pasca khitan.
Berikut yang berhasil Rumah Sunatan rangkum seputar perawatan penis bayi pasca khitan:
1.Menjaga penis tetap bersih
Hal ini dilakukan dengan mengganti popok lebih sering karena bayi cenderung banyak intensitas buang airnya. Usap dengan lembuh setiap bagian. Jikalau sedang mandi, gunakan sabun yang tak mengandung pewangi. Pilih air hangat untuk membersihkan dan gunakan spons untuk membersihkan daerah penis.
2.Pasca khitan, penis bayi pasti masih terbungkus kain kasa. Pastikan Anda mengganti kain kasa ini sebanyak tiga kali sehari. Anjuran penggantiannya pagi dan sore setelah mandi, serta sebelum tidur. Selalu gunakan kain kasa baru.
3.Jaga agar luka tetap kering
Pasca membersihkan dengan bilasan air, lap dengan kain kering dan bersih. Jangan sekali-kali menggunakan tisu karena dikhawatirkan seratnya dapat tertinggal. Lalu, pasangkan popok kering dan bersih.
4.Boleh membiarkan tertutup atau terbuka
Ada beberapa dokter yang menyarankan penis bayi selalu tertutup kasa pasca khitan, ada juga yang menyarankan biarkan saja terbuka. Keduanya tidak ada yang salah asalkan Anda mengikuti anjuran dokter untuk mengoleskan obat luka yang diresepkan. Akan berbeda bila anak menggunakan klamp, akan lebih mudah perawatannya karena sudah ada tabung yang menjaga dan Anda tinggal mengoleskan obat luka.
5.Terakhit, ingatlah untuk menggunakan popok atau celana dalam yang longgar dari biasanya minimal dalam tiga hari. Selain untuk menghindarkan penis bergesek, konsidi ini akan membantu proses pengeringannya.

POST REPLY