Tes PCR Setelah Rapid Antigen Ternyata Penting, Ini Alasannya!

Mengapa tes PCR setelah rapid antigen penting untuk dilakukan? Tes lanjutan PCR sebaiknya memang dilakukan jika hasil antigen kamu positif. Terkadang tes antigen menunjukkan hasil positif palsu sehingga perlu pemeriksaan ulang. Hal ini penting untuk memastikan bahwa kamu memang terinfeksi virus atau tidak. PCR lebih akurat dari tes antigen, oleh karena itu PCR masih merupakan tes dengan standar emas yang juga sebagai salah satu syarat untuk bepergian.

Ada dua jenis tes diagnostik Covid-19 yang paling sering digunakan, yaitu rapid antigen dan PCR. Kedua tes ini serupa dalam teknik pengambilan sampelnya, namun berbeda dalam cara pemeriksaannya. Mengapa berbeda? PCR memerlukan laboratorium canggih dengan melalui beberapa tahapan untuk pemeriksaan sampel, sedangkan antigen hanya menggunakan paper strip (strip kertas) untuk mengidentifikasi virus dalam tubuh kamu.

Hasil Positif Tes Antigen

Rapid antigen testApabila hasil tes antigen kamu positif kamu sebaiknya melanjutkan tes pemeriksaan yang lebih akurat,yaitu tes PCR. Antigen terkadang menunjukkan hasil positif palsu karena tes ini hanya mendeteksi adanya protein pada virus. Oleh karena itu hasilnya seringkali tidak akurat.

Bagi kamu dengan gejala berat, maka harus segera berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan pengobatan yang tepat. Gejala berat Covid bisa berupa demam tinggi, batuk kering, kehilangan indera perasa dan penciuman, mual dan muntah, hingga sesak nafas akut. Pasien dengan gejala berat sebaiknya tidak melakukan isolasi mandiri di rumah agar tidak bertambah parah.

Namun, jika kamu bergejala ringan atau tanpa gejala dan tidak ingin melakukan tes lanjutan PCR, maka kamu bisa melakukan isolasi mandiri di rumah. Selama isolasi mandiri tetap atur pola hidup sehat dan terapkan protokol kesehatan. Selain itu. usahakan tetap di ruangan dengan ventilasi udara yang baik dan jangan keluar rumah untuk menghindari risiko penularan virus.

Hasil tes PCR Positif

Hasil tes PCR lebih akurat dari rapid antigen. Hal ini karena tes PCR memerlukan proses yang lama untuk memeriksa sampel. Dilansir dari The Native Antigen Company, yang berjudul “Why We Need Antigen and Antibody Test for Covid-19” (2020), PCR bukan hanya mendeteksi protein pada virus, akan tetapi mengidentifikasi keberadaan material genetik RNA yang kemudian diubah menjadi DNA melalui cara amplifikasi. Amplifikasi bekerja dengan cara memperbanyak material genetik tersebut sehingga bagian terkecil dari virus juga dapat terdeteksi. Oleh karena itu, proses PCR lebih lama dari antigen sekitar 12 jam hingga satu hari untuk hasilnya.

Jika hasil tes PCR kamu ternyata positif dan kamu bergejala berat, sebaiknya segera ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan intensif. Jangan abaikan gejala Covid yang kamu rasakan karena bisa berbahaya bagi kesehatan. Lebih parahnya, jika kamu memiliki penyakit bawaan atau komorbid yang akan meningkatkan risiko kematian jika tidak  mendapatkan penanganan yang tepat.

Tes Diagnostik Covid di Klinik dr. Mahdian

 Mau tes Covid dengan hasil akurat namun harga tetap terjangkau? Kamu bisa datang ke Klinik dr. Mahdian di wilayah Jabodetabek dan Bandung. Kami memiliki tes diagnostik Covid yang lengkap dengan layanan walk in maupun homecare test. Untuk layanan homecare, kamu hanya tinggal menghubungi klinik kami dan atur jadwal untuk tes pemeriksaan.

Yuk, segera kunjungi Klinik dr.Mahdian untuk pilihan tepat dan hasil akurat!