Aktivitas Sehat Pasca Sunat

Pasca melakukan sunat, pasien khitan memang tidak bisa langsung melakukan aktivitas berat. Anda perlu memberikan tanggung jawab kepada anak Anda ketika ia habis melakukan sunat. Sunat itu bukan sekadar kewajiban bagi laki-laki muslim, tapi juga bermanfaat bagi kesehatan. Maka dari itu, dibutuhkan kesiapan mental anak pra sunat, saat sunat, dan pasca sunat.
Anak yang baru melaksanakan sunat dianjurkan untuk menghindari aktivitas sehari-hari, seperti berjalan, bersepeda, atau bermain yang banyak melakukan pergerakkan tubuh. Karena itu, anak lelaki yang sudah disunat lebih baik tidak bersekolah dan beristirahat di rumah. Yakinkan anak Anda untuk tetap di rumah dan banyak berbaring atau duduk saja sambil membaca, belajar, atau menonton televisi.
Penting bagi orang tua untuk memberikan fasilitas hiburan yang bisa anak lakukan secara diam. Tidak ada salahnya membeli beberapa video anak yang berisi film hiburan anak, film edukasi, atau video musik anak. Aktivitas menonton ini bisa menjadi menyenangkan bagi anak dan meminimalisir sisa nyeri anak setelah sunat.
Sediakan tempat berisitirahat yang nyaman bagi anak. Misalnya saja, sofa yang sudah Anda bungkus dengan bed cover empuk dan beberapa bantal kecil untuk anak bersandar. Jangan lupa sediakan kudapan sehat tinggi serat sebagai teman anak bersantai. Anda juga bisa membelikannya buku bacaan, seperti novel anak atau komik untuk dia menghabiskan waktunya berisitirahat.
Tempat tidur dengan bantal yang tinggi bisa menambah kenyamanan anak saat beristirahat malam. Usahakan agar anak bisa tidur 7-8 jam sehari. Aktivitas ini penting untuk membantu pemulihan anak pasca sunat. 
Selain memberikan fasilitas untuk anak beristirahat nyaman, ajarkan anak Anda untuk membersihkan bekas sunat. Suruh anak untuk selalu membersihkan bagian genital dan mengeringkannya dengan benar. Tidak lupa untuk menjaga perban dan menggantinya secara berkala. Aktivitas ini vital dan harus dilakukan sampai luka mengering.

POST REPLY