Klinik PKU Muhammadiyah Bogor Jalin Kerjasama dengan Rumah Sunat dr. Mahdian Buka Layanan Sunat

Klinik Rumah Sunatan Di PKU Muhammadiyah

BOGOR– Puluhan warga Bogor mengikuti rangkaian kegiatan peresmian layanan sunat milik Klinik PKU Muhammadiyah Bogor yang merupakan hasil kerjasama dengan Rumah Sunat dr. Mahdian, pada Jumat (20/12/2019).

Peresmian klinik yang berlokasi di Jalan  Raya Terusan Cifor, RT 02, RW 11, Bubulak, Bogor Barat, Kota Bogor diikuti dengan kegiatan sunatan massal dengan menggunakan metode sunat klamp. Acara sunatan massal ini turut didukung oleh Konsultan HRD Syariah.

Rumah Sunat dr. Mahdian sendiri merupakan pusat pelayanan khitan anak dan dewasa terbesar di Indonesia dan tempat sunat modern pertama di Indoenesia. Saat ini, Rumah Sunat dr. Mahdian memiliki lebih dari 40 cabang di Indonesia. Dengan terjalinnya kerjasama antara Klinik PKU Muhammadiyah Bogor, diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi warga Bogor yang ingin berkhitan.

Khitan (sunat) atau dalam istilah medisnya adalah sirkumsisi   merupakan prosedur membuang kulit prepusium penis (kulup). Terdapat berbagai bukti ilmiah yang menunjukkan manfaat sunat dari sisi medis seperti, terhindar dari risiko berbagai penyakit antara lain, gonore, herpes, kanker serviks, infeksi saluran kemih, penularan infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV), dan Human Papilloma Virus (HPV).

Dalam sisi agama, sunat bagi laki-laki merupakan sebuah kewajiban. Anjuran melakukan sunat dalam Islam berkaitan dengan sah atau tidaknya solat. Hal ini dikarenakan, sunat dapat mempermudah laki-laki untuk mensucikan diri dari najis terutama setelah buang air kecil. Dikhawatirkan, setelah buang air kecil masih ada sisa-sisa yang tertinggal di ujung kemaluan. 

Di Indonesia, sunat umumnya dilakukan ketika anak menginjak usia antara 7-12 tahun. Namun, dari sisi medis menganjurkan untuk melakukan sunat sedini mungkin, atau ketika anak memasuki usia 0-6 bulan (bayi). Menyunat bayi lebih mudah dibandingkan ketika anak sudah lebih besar. Mereka belum mengenal rasa takut, sehingga tidak akan menolak untuk disunat.

Kebanyakan anak yang takut disunat, sebenarnya hal yang mereka takutkan adalah rasa sakit. Namun, sebenarnya perasaan takut tidak perlu. Sebelum melakukan tindakan sunat, pasien tentunya akan diberikan anestesi terlebih dahulu. Hal ini akan membuat pasien sunat merasa tenang ketika tindakan sunat berlangsung, meminimalkan atau menghilangkan rasa nyeri. Pembiusan ini dapat membantu pasien yang kerap takut dengan proses khitan.

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan daan teknologi, metode sunat turut mengalami kemajuan. Bagi yang takut dengan jarum suntik, kini ada sunat tanpa jarum suntik. Dan jika ingin tetap dapat beraktivitas setelah sunat, kini ada metode sunat klamp yang cocok untuk anak. Kemudahan dalam sunat dapat dirasakan di Rumah Sunat dr. Mahdian.

Untuk melakukan pendaftaran sunat di Klinik PKU Muhammadiyah Bogor, Anda dapat menghubungi : (0251) 8627277 atau 0812 99147265