CARA SUNAT ZAMAN OLD VS ZAMAN NOW

Bagi kaum pria, mungkin sudah tidak aneh lagi ketika mendengar kata sunat. Ya, sunat memang identik dengan pria terutama bagi yang beragama islam. Melakukan sunat, berarti telah menjalankan  syariat Allah SWT dan Sunnah Nabi Muhammad SAW.  Selain karena agama, sunat juga sangat baik bagi kesehatan. Hal ini dikarenakan, kebersihan penis terjaga sehingga risiko terkena penyakit akibat bakteri yang hidup pada organ intim kecil. Namun, tahukah kamu jika metode yang digunakan untuk sunat zaman dulu berbeda dengan sekarang? Yuk, lihat perbedaan cara sunat zaman dulu dengan sekarang!

Cara Sunat

Obat Bius

obat-bius

Sebelum melakukan sunat, biasanya pasien sunat dibius terlebih dahulu agar tidak merasakan sakit saat proses sunat berlangsung. Namun, ternyata anak laki-laki zaman dulu sebelum disunat harus berendam di air dingin saat malam hari sampai mati rasa  sebelum besoknya disunat. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan rasa nyeri saat proses sunat.

Tapi, itu zaman dulu lho. Seiring perkembangan zaman dan ilmu pengetahuan, sunat zaman sekarang sudah menggunakan obat bius. Tujuan pemberian obat bius ini adalah membuat mati rasa pada area tubuh tertentu. Biasanya, obat bius yang digunakan adalah obat bius lokal, digunakan pada area tertentu dan tidak menyebabkan hilangnya kesadaran.

Selain itu, pemberian obat bius ini tidak lagi menggunkan jarum suntik namun menggunakan teknologi bernama needle free injection.   Penggunaan needle free injection, obat bius ditembakkan dengan sebuah alat ke penis dengan titik yang sama ketika menggunakan jarum suntik. Dengan bantuan pompa injektor, alat tersebut akan lebih mudah diserap dan menyebar lebih baik dibandingkan dengan menggunakan jarum suntik.

Alat Sunat

alat-sunat

Pada tahun 1980-an, sunat masih menggunakan alat tradisional berupa bambu atau pisau. Anak akan berbaring dan dipegangi erat-erat. Kulup pada penis kemudian ditarik dan ditandai untuk menunjukkan seberapa yang akan dipotong. Setelah itu kulup ditarik kembali ke depan hingga si anak berteriak, kemudian mulailah proses sunat.

Sementara itu, di zaman sekarang ini alat sunat semakin canggih, tidak lagi menggunakan bambu atau pisau yang justru membuat anak kesakitan dan menimbulkan trauma pada anak. Saat ini, sudah ada metode sunat dengan menggunakan electric cauter atau yang biasa dikenal dengan masyarakat lusa laser dan menggunakan klem.

Obat Sunat

obat-sunat

Jika sekarang setelah sunat diberikan obat-obatan untuk menghilangkan rasa nyeri, antiseptik dan antibiotik berbda dengan zaman dulu penyembuhan luka setelah sunat menggunakan getah kimpul atau getah talas belitung. Getah kimpul dipercaya bisa cepat menyembuhkan luka dan menghentikan pendarahan dengan cepat.

 

 

POST REPLY

WhatsApp Image 2018-12-24 at 15.31.43