Manfaat Celana Sunat

Celana sunat menjadi salah satu hal yang sangat dibutuhkan anak pascasunat. Celana sunat digunakan untuk membantu melindungi luka sunat dari berbagai risiko komplikasi yang kemungkinan dapat terjadi.

Celana sunat ini sangat berguna untuk anak yang baru disunat karena dengan memakai celana ini, luka sunat dapat terlindungi dari gesekan saat mengenakan sarung ataupun celana. Anak akan merasa lebih nyaman. Celana ini memiliki pelindung (batok) yang terbuat dari spons sehingga ringan dan aman untuk digunakan. Bahan celananya pun terbuat dari bahan yang dapatmenyerap keringat secara baik.

Manfaat Celana Sunat

  • Membantu menjaga proses penyembuhan luka secara lebih baik.
  • Membantu menghindari kontak antara mr.P dengan kain atau benda lainnya yang dapat menyebabkan risiko trauma pascasunat.
  • Membantu anak beraktivitas secara normal dengan aman dan nyaman.
  • Celana sunat umumnya menggunakan bahan yang mampu menyerap keringat dengan baik sehingga membantu mengurangi lembab pada area genital.

Apabila kondisi mr.P lembab, ada kemungkinan akan memunculkan rasa gatal yang tidak nyaman dan dapat menyebabkan anak secara tidak sadar menggaruknya. Lebih lanjut, akan ada kemungkinan risiko infeksi terjadi.

Celana sunat tersedia dalam berbagai ukuran, jadi tak perlu khawatir. Selain itu, juga mudah dicuci.

Perawatan pascasunat

Selain menggunakan celana sunat, perawatan pascasunat juga penting untuk diperhatikan. Biasanya, berbeda metode yang digunakan, beda juga cara perawatannya. Misalnya, sunat laser tak boleh kena air, beda dengan sunat klem yang boleh saja kena air.

baca juga: cara perawatan sunat klem

Ada beberapa tips yang dapat digunakan setelah sunat untuk membantu proses penyembuhan ataupun menghindari risiko luka sunat berdarah, yakni:

  1. Sarankan kepada anak untuk tetap mandi seperti biasa. Hal ini perlu diperhatikan agar kebersihan tetap terjaga dan untuk memperkecil risiko terjadinya infeksi pada area luka khitan oleh bakteri atau kuman yang menempel pada tubuh karena keringat.Ini dapat dilakukan jika anak menggunakan metode sunat klem.
  2. Anak disarankan tidak terlalu banyak beraktivitas selama 8 jam pertama setelah khitan. Tips berikut ini penting untuk menjaga kestabilan peredaran darah anak, juga mengurangi risiko gangguan pada proses penyembuhan akibat gerak yang berlebihan.
  3. Sarankan kepada anak untuk tidak menggaruk area luka khitan apa bila mengalami rasa gatal. Usahakan untuk ditahan bila gatal menyerang, kalaupun terpaksa, usap dengan kulit telapak tangan bagian luar perlahan-lahan agar jangan sampai menimbulkan luka baru nantinya.
  4. Anak disarankan makan makanan yang sehat dan bergizi seperti telur, daging yang banyak menggandung protein untuk mempercepat penyembuhan luka.
  5. Anak disarankan berendam di air hangat selama 30-60 menit sebelum pergi melepas tabung. Hal ini bertujuan untuk menghindarkan lengket bekas luka akibat sunat pada proses pelepasan tabung nantinya.