Sunat Dewasa Apa Saja Persiapannya?

Sunat dewasa biasa dilakukan pada seorang pria yang tidak melakukan sunat saat masih anak-anak. Pria dewasa yang pertama kali akan melakukan sunat, tentu saja merasa bingung dengan persiapan yang perlu dilakukan. Alasan dilakukan sunat pada dewasa sangat beragam, mulai dari  agama hingga kesehatan.

Nah, ada beberapa persiapan sebelum sunat. Pertama, cari informasi sebanyak-banyaknya tentang sunat, terutama tempat yang paling nyaman dan dipercaya melakukan sunat.  Setalah itu, dapat melakukan beberapa persiapan seperti berikut ini:

1. Konsultasi dengan Dokter

Setelah memutuskan tempat sunat yang aman dan dapat dipercaya, pasien sunat dewasa dapat menemui dokter untuk berkonsulltasi. Saat datang pertama kali, banyak-banyaklah bertanya kepada dokter, apa yang harus dipersiapkan. Tanyakan pula metode sunat yang tersedia, karena saat ini ada banyak metode sunat modern, mulai dari laser, klem hingga gun stapler. Biasanya, dokter akan menyuruh pasien untuk melakukan cek laboratorium.

Jangan lupa ceritakan kepada dokter kondisi kesehatan pasien. Misalkan, pasien dewasa memiliki penyakit tertentu.

2. Persiapkan Mental

Tidak hanya anak-anak  yang bisa merasakan takut dengan sunat, dewasa juga bisa merasa takut. Oleh karena itu, sangat penting mendapatkan dukungan dari keluarga, teman dan pasangan. Jangan sampai gelisah atau tegang saat proses tindakan untuk menghindari kesalahan saat proses khitan dewasa.

3. Jaga Kesehatan

Saat hari tindakan tiba, pastikan dalam kondisi kesehatan yang prima. Tidak sedang demam atau sakit. Untuk itu selalu konsumsi makan-makanan yang bergizi untuk menjaga daya tahan tubuh. Daya tahan tubuh yang baik juga membuat proses penyembuhan nanti menjadi lebih cepat.

4. Bercukur

Mencukur bulu pubis dari pangkal penis agar tidak mengganggu dalam proses khitan. Hal ini juga akan mengurangi risiko infeksi. Karena daerah kemaluan adalah daerah yang lembab. Jadi harus dijaga kebersihannya.

5. Jangan Memakai Celana Ketat

Jangan menggunakan celana yang ketat ketika selesai sunat untuk menghindarkan pergesekkan yang dapat menyebabkan rasa nyeri.

Sunat memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, seperti mengurangi risiko terkena infeksi penyakit menular seksual, infeksi saluran kemih, kanker penis, kanker serviksa pada pasangan wanitanya, dan penis akan lebih mudah dibersihkan.